Minggu, 27 Desember 2015

BAB III
PENDUDUK, MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN
1. Masalah Penduduk Dunia
              Pada prinsipnya pertumbuhan penduduk yang begitu cepat merupakan ancaman bagi kehidupan umat manusia itu sendiri, sedemikian bertambah anak manusia maka harus bertambah fasilitas hidup. Semakin banyak sumber daya alam yang dikonsumsi maka akan semakin cepat habis.
2. Konsep Keseimbangan Dinamis
                  Konsep Keseimbangan Dinamis berarti pertambahan populasi penduduk dapat terkontrol, terukur, di samping dapat terpenuhi berbagai kebutuhan hidup yang menyangkut kebutuhan material maupun spiritual. Kebutuhan – kebutuhan material berkaitan dengan konsumsi sumber – seumber alam yang terpaut pada kegiatan – kegiatan sosial ekonomi. Sedangkan kebutuhan – kebutuhan yang menyangkut spiritual menyangkut tentang religi, kepercayaan dan kebudayaan. Tentang religi, kepercayaan dan kebudayaan.
3. Penyelenggaraan Pendidikan Kesehatan.
                  a) Pendidikan
                  kurang lebih 50% anak – anak usia sekolah di pedesaan – pedesaan Negara – Negara Afrika, Asia, Amerika Latin tidak dapat mengenyam kesempatan pendidikan formal, karena tekanan ekonomi dan kemiskinan. Dengan sarana komunikasi  yang masih sangat terbatas, penduduk pedesaan – pedesaan pedalaman Afrika praktis masih terisolasi dan dapat dipastikan persentase jumlah buta huruf di Negara – Negara berkembang lainnya.
                  b) Kesehatan
                  UNICEF memberikan prioritas pelayanan kesehatan kepada anak – anak balita, yang terbagi dalam 4 program, yaitu : mengikuti pertumbuhan anak, ASI, Imunitas dan ORT. Program penggunaan ASI mendapat tanggapan positif tidak saja oleh kaum ibu di Negara berkembang, tetapi juga oleh kaum ibu Negara maju.
                  Program imunisasi, setiap tahun dapat menyelamatkan 5 juta anak dari kematian, dan 5 juta anak lainnya terbebas dari cacat tubuh yang disebabkan oleh 6 macam penyakit yang dapat dikebalkan setiap tahun.
                  Program OTR dapat menekan angka kematian 2,5 juta anak, diantara 5 juta anak yang meninggal setiap tahun karena menderita diare.
4) Pengawetan Tanah dan Air
              fokus usaha – usaha pengawetan tanah dan air lebih dititik beratkan kepada usaha – usaha melestarikan hutan, antara lain dengan sistem rotasi. Diluar kawasan hutan usaha penghijauan pekarangan, kebunjalur hijau dan taman – taman di lingkungan pada umumnya. Menjaga kelestarian lahan pertanian dikaki dan lereng pegunungan digunakan sistem sabuk lingkar gunung.
5) Peningkatan Produksi Pangan
              Program Bank Dunia periode 1985 – 2000 diharapkan akan menaikkan produksi pertanian sebesar 5%. Kredit investasi 1975 – 1977 dalam program peningkatan produksi pangan di Negara – Negara berkembang dialokasikan sebesar 7 milyar dolar, terbagi dalam 2 program yaitu Proyek Pembangunan Pedesaan dan Pembangunan Pertanian. Dari tahun ke tahun alokasi kredit investasi Bank Dunia cenderung meningkat dengan perkembangan pembangunan pedesaan dan pembangunan sektor pertanian di Negara – Negara berkembang.
6) Faktor – faktor Dasar Kependudukan
                  Yang menjadi faktor dasar terhadap perkembangan jumlah penduduk dengan berbagai akibatnya adalah :
A) Kelahiran, yaitu besar kecilnya kelahiran disebut tingkat kelahiran.
Untuk menghitung tingkat kelahiran ini ada dua cara yaitu :
1) tingkat kelahiran kasar atau Crude Birth Rate(CBR) dengan rumus :
Jumlah kelahiran 1 thn 
Jumlah penduduk
2) tingkat kelahirankhusus pada kelompok umur tertentu = Age Specific Birth Rate (ASBR) misalnya kelompok umur penduduk : 15- 19 tahun, 20 – 29 tahun, dan sebagainya dengan rumus :
Jumlah kelahiran 1 tahun pada kelompok unsure per atau dibagi jumlah penduduk pada kelompok umur tertentu tersebut dikalo 1000.
Tingkat kelahiran penduduk dapat digolongkan menjadi :
a. termasuk tinggi : lebih dari 30 orang/1000 penduduk
b. termasuk sedang : 20 – 30 orang/1000 penduduk
c. termasuk rendah : kurang 20 orang/1000 penduduk
B) Kematian yaitu besar kecilnya jumlah kematian disebut tingkat kematian.
1) Tingkat Kematian Kasar atau Crude Daeth Rate rumusnya
Jumlah Kematian dalam satu tahun
Jumlah penduduk
Tingkat kematian dapat digolongkang menjadi :
(a) tergolong tingkat : lebih dari 19 orang/1000 penduduk.
(b) tergolong sedang : 14 – 18 orang/1000 penduduk.
(c) tergolong rendah : 9 – 13 orang/1000 penduduk.
2) Tingkat kematian khusus atau tingkat kematian pada kelompok umur tertentu,
Jumlah kematian kurang 1 tahun selama 1 tahun
Jumlah kelahiran yang hidup
Untuk IMR dapat digolongkan menjadi :
(a) tergolong sangat tinggi : lebih dari 125 orang/1000 kelahiran
(b) tergolong tinggi : 75 – 125 orang/1000 kelahiran
(c) tergolong sedang : 35 – 75 orang/1000 kelahiran
7) Migrasi atau Perpindahan
                  Perpindahan dan migrasi ini ada dua macam :
a) migrasi ke luar = outmigration = Emigrasi
b) migrasi masuk = In Migration = Migrasi.
Rumus dari tingkat migrasi :


X 1000
 

Jumlah migrasi dalam satu tahun
Jumlah penduduk
Migrasi/perpindahan ini menurut lokasi atau daerah dapat dibagi menjadi :
a) Perpindahan antar Negara disebut Emigrasi/Imigrasi, untuk bertempat tinggal tetap.
b) Perpindahan antar pulau disbut transmigrasi
c) perpindahan dari desa ke kota disebut urbanisasi
sebab – sebab perpindahan : alas an ekonomi, agama, politik dan sebagainya.
8) Perkembangan Penduduk :
a) Bagi Negara yang sedang berkembang
masalah – masalah kependudukan antara lain :
1) Rendahnya pendapatan perkapita penduduk
2) Rendahnya tingkat pendidikan masyarakat
3) Penyebaran penduduk yang tidak merata
4) Tempat tinggal penduduk yang kurang memenuhi ukuran kehidupan yang layak dan higienis.
b) Bagi Negara yang modern/maju
masalah kependudukan yang timbul tersebut bagi berbagai golongan Negara adalah tidak sama. Bagi Negara maju dengan berbagai teknologinya maka masalah kependudukan yang ditimbulkan antara lain :
(1) Kurangnya tenaga kerja manusia.
(2) Rendahnya tingkat kelahiran dan sebagainya.
9) Kebijaksanaan Pemerintah Terhadap Masalah Kependudukan
                  Dengan berbagai masalah yang timbul dari perkembangan penduduk tersebut diatas, maka setiap pemerintah yang bertanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyatnya akan mengambil dan melakukan berbagai kebijaksanaan dalam hal tersebut. Untuk kebijaksanaan itu antara berbagai Negara dan berbagai golongan tingkatan perkembangan Negara tidaklah sama
a) Bagi Negara – Negara yang sedang berkembang seperti Indonesia, kebijaksanaan ini umumnya disesuaikan pada falsafah/pandangan hidup dari bangsa Negara itu sendiri. Khususnya pada Negara yang sedang berkembang untuk melakukan kebijaksanaan dengan berbagai program, misalnya untuk Indonesia dengan melaksanakan :
(1) Program Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pertanian
(2) Program Industrialisasi
(3)  Program Pendidikan Kependudukan
(4) Program Keluarga Berencana
(5) Program Transmigrasi
b) Tiap Negara pada saat ini bekerja sama didalam mengatasi masalah kependudukan yang pelaksanaannya menunjang kebijaksanaan kependudukan nasional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar